Tergabung dalam tim medis dari Ikatan Dokter Indonesia Cabang Aceh bersama Ikatan Dokter Gigi Indonesia Banda Aceh, kami baru saja menyelesaikan kegiatan bakti sosial sunat massal di salah satu pedalaman Aceh, tepatnya di Desa Pining, Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan yang berlangsung akhir pekan lalu ini berhasil melaksanakan layanan sunatan gratis bagi 43 anak dari berbagai dusun terpencil.
Lokasi Terpencil, Semangat Mengabdi
Desa Pining merupakan salah satu desa yang terdampak bencana Banjir dan Longsor Bandang Akibat Badai Siklotropis November 2025 yang terletak di pedalaman Gayo Lues yang dikenal sebagai daerah dengan akses terbatas menuju fasilitas kesehatan modern. Banyak fasilitas umum seperti jalan, jembatan rusak yang mengakibatkan banyak keluarga di wilayah ini menghadapi kendala untuk memberikan untuk mendapatkan layanan seperti sunat kepada anak-anak mereka. “Kami sengaja memilih lokasi ini karena mengetahui kesulitan akses masyarakat pedalaman,”
Tim Medis Profesional
Kegiatan ini dilakukan oleh tim medis yang terdiri dari dokter bedah subpsesialis pediatri, dokter spesialis bedah, dokter umum, perawat anestesi, dan tenaga kesehatan lokal. Semua prosedur dikerjakan dengan sebaik mungkin untuk memastikan kenyamanan dan keamanan anak-anak. Tak ada laporan komplikasi pasca operasi, dan semua peserta mendapatkan obat-obatan, perban steril, serta edukasi perawatan luka.
Dampak Positif Bagi Masyarakat
Kepala desa setempat mengapresiasi tinggi inisiatif ini. “Banyak orang tua yang sudah lama ingin menyunatkan anak tapi terkendala biaya dan jarak. Alhamdulillah sekarang sudah terwujud,” katanya. Anak-anak yang disunat juga mendapat obat obatan dan edukasi kesehatan dasar.

Komitmen Berkelanjutan
Saya yang juga aktif dalam pengabdian masyarakat selaku bagian dari civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala yang menjadikan kegiatan bakti sosial sebagai agenda rutin. “Sebagai tenaga medis Aceh, sudah menjadi panggilan untuk berbagi ilmu dan keterampilan ke daerah-daerah terpencil,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi nyata tenaga medis Aceh dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah terpencil yang sering terabaikan. Mari bersama kita kembalikan senyum anak anak Indonesia.
